Showing posts with label Penataran/workshop/Diklat. Show all posts
Showing posts with label Penataran/workshop/Diklat. Show all posts

Thursday, November 11, 2010

Better Teaching and Learning 3

Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna 3. Hotel Saphir Yogyakarta, 6-8 Nopember 2010. Diselenggarakan oleh DBE-3 USAID Jateng. Meliputi :

Unit 1. Telaah Kurikulum Unit 2A. Bagaimana Merancang lembar kerja/lembar tugas yang baik?

Unit 2B. Bagaimana Memanfaatkan media dalam pembelajaran.

Unit 2C. Penilaian.

Unit 3. Jurnal Reflektif.

Unit 4. Persiapan dan praktek mengajar.

Unit 5. Membuat Rencana Tindak Lanjut.

Unit Khusus. Mendorong terjadinya perubahan di Kelas.

Pelatihan yang benar-benar membuat peserta berlatih. Bukan hanya ceramah, dan diceramahi tetapi mengkondisikan peserta untuk belajar aktif dari unit-unit yang telah direncanakan.



Sepertinya belajar itu memang harus seperti ini : Apa yang saya dengar, saya lupa. Apa yang saya dengar dan lihat, saya ingat sedikit. Apa yang saya dengar, lihat, dan tanyakan atau diskusikan dengan beberapa kolega/teman, saya mulai paham. Apa yang saya dengar, lihat, diskusikan, dan lakukan, saya memperoleh pengetahuan dan keterampilan. Apa yang saya ajarkan pada orang lain, saya menguasainya.

Monday, August 9, 2010

Pelatihan Guru Pemandu MGMP BERMUTU

Tanggal 25 Juli - 2 Agustus 2010
di Hotel Riyadi Palace, Solo.
Kegiatan ini diikuti oleh guru pemandu pada MGMP baru Mapel IPA penerima DBL tahun pertama sejumlah 50 orang dari 10 kabupaten
Materi Pokok tentang program BERMUTU yang mencakup sistem monev program BERMUTU , Pengakuan Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB), Induksi Guru Pemula, TNA Kompetensi Guru, KTSP, Penelitian Tindakan Kelas, Pengembangan Ketrampilan ICT, Kajian Modul, Suplemen mata pelajaran, Modul umum, Simulasi penggunaan modul, Rancangan pembelajaran di MGMP, ketrampilan memfasilitasi dan rencana tindak lanjut ( RTL ).
Secara lengkap meliputi :
1.Sistem Monitoring dan Evaluasi Program BERMUTU
2.Pengakuan Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB)
3.Induksi Guru Pemula
4.Training Need Assessment (TNA)
5.Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
6.Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
7.Pengembangan Ketrampilan ICT
8.Kajian Bahan Belajar Mandiri Generik
9.Suplemen Mata Pelajaran (80 modul)
10.Modul Umum ( 9 modul)
11.Simulasi Penggunaan Modul di MGMP
12.Rencana Pembelajaran di MGMP dan Pelaporan
13.Ketrampilan Memfasilitasi

Para penyaji / Narasumber terdiri dari :
1 Tartib Supriyadi, S.IP, M.Pd. Kabid. Pemetaan dan Supervisi Mutu Pendidikan LPMP Jawa Tengah
2 Dr. Mulyadi HP, M.Pd. Widyaiswara LPMP Jawa Tengah
3 Alif Noorhidayati, M.Pd. Widyaiswara LPMP Jawa Tengah
4 Suminarsih, M.Si. Widyaiswara LPMP Jawa Tengah
5 Drs. Wanwan Setiawan, MM Widyaiswara P4TK IPA Bandung
6 Tri Mulyani, S.Pd. Widyaiswara LPMP Jawa Tengah
7 Adi Nugroho, ST Instruktur LPMP Jawa Tengah
8 Drs. Mukh Doyin, M.Si. Dosen UNNES Semarang
9 Dra. Sri Supanti NH, M.Pd. Kepala Sekolah SMP N 2 Musuk Boyolali

Sunday, June 20, 2010

Workshop Kepribadian dan Induksi guru pemula

Tanggal 10 -1 3 Juni 2010
Di LPMP Jawa Tengah
Terlaksana Berkat kerjasama antara Pemkab. Blora dengan LPMP Jawa tengah

Materi workshop meliputi :
1. Kompetensi Kepribadian : komitmen dan motivasi guru, Membangun Peibadi yang mantap dan stabil.
2. Program induksi Berbasis sekolah, implementasi prigram induksi, model pembelajaran, penilaian pembelajaran serta perencanaan pembalajaran.
3. Pengembangan Keprofesian berkelanjutan
4. Rencana tindak lanjut.













Materi yang paling berkesan adalah seperti yang disampaikan oleh Bapak Arju, Fasilitator dan Sekaligus Kepala Sekolah yang membawakan materi Kepribadian Guru, karena memang Presentation Skill nya yang bagus. Oleh karena itu nggak ada peserta yang ngantuk.
ini lho beliaunya.














Suasana Di kelas B. saat sedang tea break...

Tuesday, May 18, 2010

Workshop evaluasi Program SSN tahun ke-2

di Hotel Sahid Raya Yogyakarta
10-14 Mei 2010
Peserta untuk kegiatan ini adalah 80 sekolah SMP negeri dan swasta wilayah DIY dan Jawa tengah. Masing-masing sekolah yang diundang adalah Kepala sekolah dan penanggung jawab programnya. Untuk Kabupaten Blora meliputi :
1. SMP 3 Jiken
2. SMP 1 Bogorejo
3. SMP 2 Todanan.
ini tim dari Blora :
Beberapa hal baru yang dalam kegiatan ini diantaranya adalah :
1. Best Practice, dari 5 fasilitator/narasumber, yaitu dari Kepala Sekolah SMP RSBI yang dianggap sukses dalam mengelola dan mengembangkan sekolahnya menjadi lebih baik (diantaranya SMP 1 Kudus, SMP 1 Kesamben, Blitar, SMP 1 Kebumen dan lainnya).
Kiat-kiat, startegi, tip dari beliau yang mungkin dapat di adopsi dan adaptsi untuk sekolah SSN, tetapi kebanyakan masih terkendala dengan penggalian sumber dana
2. Pendidikan Karakter dan budaya bangsa
Selain mengembangkan kognitif siswa juga diharapkan sekolah mengembangkan pendidikan ini. Tidak hanya unggul dalam tingkat kognitifnya tetapi juga karakternya yang baik. namun yang paling parah adalah kognitifnya kurang dan karakternya tidak baik..!!

Saturday, December 19, 2009

Diklat Penyusunan Bahan Ajar

Diklat Penyusunan Bahan Ajar dan Karya Tulis Ilmiah bagi Guru Tahun 2009 diselenggarakan di Hotel Novotel, Semarang oleh LPMP Jateng.

Waktu penyelenggaraan tanggal 19- 23 Desember 2009.
Peserta Diklat yang dari Kab. Blora :
1. M. Sofwan W (SMP 3 Jiken) peserta Diklat Penyusunan Bahan Ajar.
2. Luhur Susilo (SMP 1 Sambong) peserta Diklat Penyusunan Bahan Ajar.
3. Suyitno (SMP 3 Cepu) peserta Diklat Penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI).

Adapun peserta keseluruhan adalah :
35 orang dari 35 Kab/Kota di Prop. Jateng Guru Mata Pelajaran Matematika, IPA, B. Inggris, B. Indonesia.
35 orang peserta Diklat Penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI).

Nara Sumber dan Fasilitatornya :
1. Drs. FX Sumarwan, M.Pd
2. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd
3. Alif Norhayati, M.Pd
4. Sri Hartati, M.Pd
5. LP. Ario Nugroho, M.Pd
6. Sukardi, SE, M.Pd

Materinya meliputi :
1. Pengembangan profesi guru
2. Standar Proses (Silabus dan RPP)
3. Landasan filosofis Pengembangan bahan ajar
4. Teknik penyusunan bahan ajar, yang meliputi :
a. Lembar Kegiatan Siswa
b. Diktat.
c. Modul.
d. Buku.
5. Program Tindak Lanjut.

Awal dari Kegiatan ini di buka oleh Kepala LPMP Jateng di
Merbabu room jam 19.00 WIB. Yang masih saya ingat adalah kalimatnya tentang penelitian yang dilakukan oleh LPMP Jateng, tentang kinerja Guru yang telah tersertifikasi tidak ada perbedaan yang signifikan. Lanjutnya lagi, bahwa 4 tahun setelah pelaksanaan sertifikasi di Indonesia akan diadakan evaluasi pelaksanaan terutama kinerja guru yang tersertifikasi. (...o iya aku juga setuju. lha wong alat timbangan dan angkutan bak terbuka saja di "KIR", mosok guru kok tidak, untuk mengkaliberasi kelayakan).

Ketua Panitia kegiatan ini adalahBp. Sukamat, S.Pd., M.Pd (...ini kakak kelasku waktu kuliah di IKIP Semarang, dia jurusan Kimia..).
Setelah itu dilanjutkan PRE-TEST sampai dengan pukul 09.15 WIB.

Hari berikutnya yang mengisi adalah Bp. Dr Sarwiji Suwandi, M.Pd dengan mata diklat Landasan Filosofis Pengembangan bahan ajar.
Untuk kegiatan ini kelompok peserta dari KTI, penyusunan BA mapel Bahasa dan MIPA masih dicampur dalam satu ruang yang sama.
Dari kegiatan yang dilaksanakan kurang lebih 5 hari ini saya mendapatkan beberapa hal diantaranya :
  1. Wawasan tentang pembuatan Buku, Modul, diktat dan LKS.
  2. Informasi-informasi yang paling up date tentang pengembangan profesi, sertifikasi guru dan beberapa wacana tentang pendidikan kedepan.
  3. Media pembelajaran yang banyak sekali dari Bu. Alif Nor.
  4. Mendapat teman dekat dari guru SMP 5 Jepara dan SMP 1 Gabus (..krn sak kelompok terus..)
  5. Mendapat pengalaman nginap di hotel bintang 4 ( Rp.555.000/malam)
  6. Dan masih banyak sekali yang lainnya (sampai lupa dan bingung nulis yang mana lagi)



Friday, October 23, 2009

TERAMPIL SEBAGAI FASILITATOR

Sebuah Jurnal hasil pelatihan PCT

Oleh : Dr. Ir Paristiyanti Nurwardani, MP
email : paristiyantin@yahoo.com
(bindiklat)
Konsultan Program Bermutu, Widyaiswara P4TK Pertanian, DEKAN FAPERTA UNsur.

Semua panduan/modul terkait dengan BERMUTU disebut dengan BBM, istilah yang diberikan oleh Prof Sunaryo.
Program BERMUTU direncanakan sampai 2013.
CPD : continuous profesional development (..ralat yang lalu P=personal).

Sebagai fasilitator yang baik :
1. SDM (Who, Why, What, When, Where, How)
2. Materi
3. Media
4. Metodologi
5. Market

Bermutu tahun pertama, 2009...CPD masih bersifat top-down, nantinya di tahun kedua program yang disusun oleh KKG MGMP harus bersifat Bottom-Up.

Facilitator Skills
1. Teknik Presentasi
2. KEmampuan mendengarkan
3. Perhatian
4. MEngelola kritik
5. Persiapan
6. Kesepakatan
7. Media

Brain Writing : menuliskan suatu hal/permasalahan dari para peserta pelatihan
Brain Storming : curah gagasan/pendapat lewat komunikasi suara.

Menurut Robbin (2005) menunjuk 7 karakter dasar orang sukses (soft-skill), yaitu :
1. Bergairah maju
2. Percaya terhadap keajaiban
3. Mempunyai strategi
4. Memp. kejelasan thd nilai-nilai
5. Memp. energi
6. Menguasai jalin hubungan
7. Menguasai komunikasi.

Thursday, October 22, 2009

KIAT EVALUASI BAHAN BELAJAR MANDIRI

"LEARNING JOURNAL AND PORTOFOLIO"
"TEACHER PERFORMANCE EVALUATION"
"STUDY VISIT"
"CRITICAL REVIEW"


Bp. Dr. Jamisten Situmorang (pak Jim)
WIDYAISWARA P4TK PMTI BANDUNG.
Pelatihan PCT di The Hotel The Sunan Solo

...PCT nantinya melatih DCT. (wah..bosikk kuwe..)
1. Peran bahan ajar : pengajar sebagai fasilitator dan siswa belajar mandiri, pengajar sebagai sumber tunggal dan siswa belajar darinya,
pengajar sebagai bahan yang dipilih (pengajar, bahan, siswa)
2. BAhan ajar yang baik adalah yang bersifat 2 arah misalnya, teleconference, komunikasi 2 arah, internet..etc.
3. Kompetensi Guru : Pedagogis, Profesional, Sosial dan Kepribadian.
4. Karakteristik Guru : Kecintaan Mengajar (memberikan inspirasi, motivasi), Kecintaan bidang Ilmu (penelitian, pengajaran berbasis penelitian dan pola pikir ilmiah, mengajar dengan baik (membuat siswa memahami-secara sederhana) serta memberikan tantangan bagi siswa.
5. Membiasakan siswa membuat jurnal belajar sehingga dewasanya akan terbiasa untuk membuat jurnal nasional ataupun global.
6. jurnal belajar (learning Journal) tidak sama dengan diary (catatan harian) biasa
7. Jurnal belajar (JB) tsb dapat membantu perkembangan belajar siswa.
8. JB siswa perlu diberikan waktu bagi siswa untuk melakukan refleksi dan menulis jurnal ( misal 5 menit)
9. JB tidak perlu semuanya ditulis.
10. JB diharapkan kedepannya dapat dikelola secara online, open source.

Jargon....
Portofolio : kumpulan karya terbaik yang dihasilkan oleh seseorang.
Program Induksi bagi Guru Baru (pemula), nantinya setiap guru baru akan mengikuti program 1 tahun.
6 bulan diantaranya adalah magang dan dinilai.
Bagi guru lama akan ada evaluasi kinerja (Teacher Performance Evaluation), terutama guru tang telah tersertifikasi.
Best Mark : Apa yang baik menurut mereka (orang lain) di share dengan lainnya dan sebaliknya.
Implementasi( di KKG dan MGMP, apa yang baik di KKG dapat digunakan di MGMP dan sebaliknya..(ijolan sesuatu hal sing becik..ngono..lho maksudee..

LELUCON :
monkey see monkey : monyet garuk badannya, monyet lainnya ikut ngegaruk dirinya sendiri.
Saat di warung bisa ngomong "nasi gorrrreng bisa tapi nggaak bisa es je..luk"
...menurutnya, Guru termasuk orang yang sulit berubah. Sehingga perlu dikritisi.

diskusinya (resumenya);
1. MGMP Wonosobo : Tagihan peserta BERMUTU dari 3 PTK dapat dibuat oleh 8 peserta. (...jadi satu gugus minimal 3 PTK ngono lhoo menowo maksude..)
dan tagihan RPP itu kan memang sudah seharusnya dilakukan oleh guru yang ikut bermutu atao tidak juga khan..
Kajian kritis (critical review) baru dikaji di NCT pelatihan tg 28 Okt 2009... (padahal saya masih belum paham..)
JAdi tagihannya : 3 PTK, RPP, Jurnal dan Portofolio.
2. Pak Umar dari Unnes : Pelatihan PCT peserta bagusnya kalo buat jurnal belajarnya.
RPP yang dibuat guru sendiri harus ada "jejaknya" : misal karya siswa, coretan guru.
Lebih baik jika memilih adalah pembelajaran yang baik di dahulukan daripada membuat RPP yang baik
3. Bu Widya Dari Makasar :
.."Lebih baik orang yang telah mencoba tapi gagal dari pada orang yg tak pernah mencoba (gagal mencoba).
.."Lebih baik meminta tolong dari yang sibuk dari pada meminta tolog orang yang malas"

LELUCON : ibu ikut PKK : Perempuan Kurang Kerjaan...(jangan dimasukan di hati lhooo...)

(jurnalku saat mengikuti pelatihan bersama Dr. Jamisten Situmorang)

Wednesday, October 21, 2009

Pelatihan Bagi Provincial Core Team (1)

Tanggal 21-26 Oktober 2009 di Hotel The Sunan Solo.

Pelatihan nagi PCT KKG untuk SD dan MGMP untuk SMP, kali ini tim dari Blora yang mengikuti peltihan ini adalah :
1. M. Sofwan W, S.Pd (MGMP IPA)
2. Purwanto, S.Pd (MGMP Matematika)
3. Siti Istiqomah (KKG)

Sesi 1 (07.30 - 09.45)
Program Bermutu MGMP yang dituntut kepada peserta adalah :
- Rancangan PTK
- LAporan PTK
- Kajian Kritis bidang ilmu 3 buah
Katanya juga.. ditambah RPP (1 tahun)dan Bank Soal

Sambil mendengarkan sesi ini, file presentasinya saya pisahkan sendiri untuk pengimbasan dan tindak lanjut berikutnya.

sesi 2 (10.15 - 12.30)
Bu sukayati dari p4tk
Batas Waktu tagihan untuk peserta Bermutu menunggu info dari bindiklat dan bank dunia.


.. dari LPMP Makasar Sulawesi Selatan
Program yang telah dilaksanakan oleh LPMP Makasar secara umum masih belum dilaksanakan dibandingkan dengan
LPMP jateng yang sudah berjalan lebih cepat. Telah in-servis sebanyak 3 kali dan 1 kali on servis.

Sesi 3 presentasi LPMP Jateng oleh Sudariyanto
ditambah dengan tim dari DCT Wonosobo (Bu Yayah, KKG dan Pak Endro, MGMP Matematika)
..Intinya Guru Pemandu dari KKG dengan MGMP dapat saling "silang Posisi",
Bu Yayah yang sudah sering nulis PTK dapat masuk ke forum MGMP dan Pak Endro dengan kapasitas ICT yang
cukup baik dapat mengisi di Forum KKG SD.
Dana pendampingan yang disedikan oleh pemkab Wonogiri sebesar 100 juta rp.


Saat Diskusi ada masukan dari Pak Umar, Dosen Unnes bahwa tentang PPKHB antara LPTK satu dengan yang lainnya
berbeda-beda. Contoh kongkret adalah sebuah mata kulian yang sama antara LPTK satu dengan yang lainnya
mempunyai bobot SKS yang berbeda-beda. Demikian halnya dengan Program BERMUTU, dalam perjalanan waktu akan ada
pengamatan dan pendampingan dari pihak LPTK. HAl ini dikarenakan MGMP BERMUTU tersebut jangan sampai
hanya hadir dengan memperoleh sertifikast saja, tetapi untuk "kualitasnya" tidak tercapai
Pengakuan yang diberikan oleh LPTK akan disesuaikan dengan jenis mata kuliah yang ada yang sesuai dengan
program BERMUTU. Misalnya mata kuliah pembelajaran umum, dan lainnya. Yang menentukan jenis mata kulaih dan bobotnya
adalah pihak Jurusan, bukan Rektor.


Sesi 4
PPKHB dari Program BERMUTU, oleh Dr. Sunandar, M.Pd
Ketua Lemb. Penelitian IKIP PGRI Semarang.
HP 08164318680
1. Presentasi Slide ada di CD hasil TOT PCT (file Rambu-rambu PPKHB.ppt)
2. Utamanya bagi Guru Peserta yang belum S1 yang telah PNS dengan tugas guru tetap di SATMIKAL (satuan administasi PAngkal) dengan konsisten.
3. Guru peserta yang sudah S1, dapat digunakan PTK-nya untuk kenaikan ke IV(b).
4. Prinsip Penyelenggaraan PPKHB : Relevansi, Profesional, Orisinalitas, Obyektivitas, TRansparansi dan lainnya
5. Pengalaman Kerja berupa ; Pengalaman Mengajar, RPP, Penghargaan yang relevan.
6. Pengakuan PPKHB maksimal 65% dari penilaian Rekapitulasi Fortofolio guru.
7. Model perkuliahan melalui modul dan tutorial dg ketentuan 30% Residensial School dan sisanya perkuliahan di kampus
tanpa meninggalkan tugas di sekolah.

diskusi..
Pak Umar dari Unnes : guru masa kerja 10 tahun ada yang punya pengalaman 10 tahun namun ada juga yang
berpengelamaan 10 tahun (..wah ngecee)

Pak endro, MGMP wonosobo: PPKHB alangkah bagusnya dapat mengeliminasi Mata kuliah PPG (sertifikasi jalur pendidikan).
Pak Khalik, KKG Grobogan : peserta BERMUTU sebagian besar telah S1 bagaimana PPKHBnya?
Pak Sunandar : Univ. terbuka khususnya program untuk guru dalam jabatan, bukan bagi guru yang tidak mengajar.
namun kenyataannya ada penyimpangan karena yang ada surat yang mendukungnya.

Sesi 5
MONEV oleh Puslitjaknovdik Jakarta
Ada file yang mendukung paparan ini, nam file-nya kebijakan monev bermutu.ppt
Monitoring : mengetahui apa yang dilakukan
Evaluasi : mengetahui hasil yang dicapai
CPD : Continuous Personal Development.

...dah dulu postingan hari pertama di Pelatihan hari pertama...

Friday, October 9, 2009

Multiple Intelligence

Pendidikan di sekolah harus mampu mendorong anak-anak bisa menggunakan potensi otak mereka yang luar biasa secara maksimal. Pengembangan potensi otak anak ini harus serentak antara otak kanan dan otak kiri untuk mengembangkan berbagai kemampuan intelegensia atau multiple intelligence yang dibutuhkan di masa depan.

Anak-anak harus didorong untuk menggunakan otaknya. Sebab, dari hasil penelitian ternyata penggunaan otak manusia untuk mengingat, belajar, dan kreatif kurang dari satu persen. Guru harus mengupayakan agar bisa memunculkan 99 persen potensi otak anak itu
.

Guru mempunyai peran penting bagi masa depan peradaban dunia dengan menyiapkan anak-anak didik yang mampu menggunakan kedua belah otaknya untuk bisa mengembangkan pengetahuan
.

Pemetaan pikiran bisa membantu membuka seluruh potensi dan kapasitas otak yang tersembunyi. Teknik ini melibatkan kedua sisi otak secara bersamaan, yaitu otak kanan (gambar, warna, ritme, imajinasi) dan otak kiri (kata, angka, logika).


8 kemampuan intelektual


Pendidikan dewasa ini perlu membekali siswa dengan delapan kemampuan intelektual, yakni kepintaran verbal, angka-angka, kreatif, sosial, personal, sensori, fisik, dan etika spiritual.
 

Muhammad Vioza Virdaus Akbar Sponsored by Akbar Caem